Orgasme Multipel Pria, Sulitkah?

Posted by Unknown On Thursday, 4 October 2012 0 comments

TANYA :
Prof, saya pernah membaca sebuah artikel yang menyebutkan bahwa pria juga bisa mengalami orgasme berulang kali (multiple orgasm) seperti halnya wanita.  Disebutkan bahwa untuk mencapainya, seorang pria harus rutin melatih menahan ejakulasi dengan senam kegel dan latihan pemusatan pikiran. Yang ingin saya tanyakan, apakah cara seperti ini bisa berhasil? Bagaimana efektivitasnya, apakah ini sekedar teori belaka yang sulit dipraktikan? Apakah faktor kebugaran dan usia memengaruhi keberhasilan latihan ini?

(Eko, 35, Bandung)

JAWAB :

Saya ingin jelaskan bahwa orgasme dan ejakulasi adalah dua peristiwa yang berbeda, bukan satu peristiwa. Tetapi pada pria sehat dan normal orgasme terjadi diikuti ejakulasi. Setelah terjadi orgasme dan ejakulasi, ereksi hilang.

Pria dapat mengalami orgasme tetapi tidak mengalami ejakulasi karena penyebab tertentu. Sebaliknya pria dapat mengalami ejakulasi tanpa sensasi orgasme karena penyebab tertentu.

Kalau pria dapat mengontrol ejakulasinya, maka ereksi dipertahankan lebih lama dan hubungan seksual dapat dilakukan lebih lama. Dalam waktu yang lebih lama ini, orgasme dapat terjadi, mungkin lebih dari sekali walaupun mungkin sensasi dan kontraksinya tidak maksimal.

Salah satu cara untuk mengontrol ejakulasi ialah dengan melakukan latihan Kegel untuk melatih kontraksi otot dasar panggul. Tetapi pada prakteknya, tidak selalu mudah melakukannya.

Maka tidak cukup data yang signifikan menunjukkan terjadinya orgasme multipel setelah latihan Kegel.




KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ganti warna tulisan